CALON GURU, HARUS KREATIF
YOGYAKARTA, 02 DESEMBER 2012.
BY: HERLINA WIJAYANTI
YOGYAKARTA, untuk memberikan apresiasi
dan pengembangan media belajar kepada calon guru maka mahasiswa/I UIN SUNAN
KALIJAGA YOGYAKARTA, yang diselenggarakan oleh teaching club, mengadakan sebuah
lomba “ PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN” (2/12).
Perlombaan ini diadakan bertujuan untuk menambah kretifitas para calon guru,
khususnya prodi pendidikan kimia, untuk mengembangkan media pembelajaran dalam
kelas. Peserta diikuti oleh seluruh angkatan
prodi pendidikan kimia Fakultas SAINTEK UIN SU-KA . Antusiasnisme para
peserta sangat Nampak pada acara perlombaan ini, terlihat pada ekspresi para
peserta yang Nampak menikmati tantangan yang diberikan oleh panitia. Selain
kekreatifan anggota kelompok kekompakkan juga diperlukan dalam team. Karena
peserta dalam satu kelompok diikuti oleh prodi p.kim di semua jurusan sehingga
perlombaan ini dapat dijadikan suatu keakraban siswa/I p.kim itu sendiri.
Dalam
perlombaan ini kekreatifan peserta sangat diperlukan, karena alat dan bahan
yang diberikan panitia sangat terbatas. Seperti yang diungkapkan oleh panitia,
zulfa “kami sengaja memberikan
bahan-bahan terbatas agar, para peserta dapat kreatif dalam pembuatan media
pembelajaran dengan waktu yang telah ditentukan dan pastinya tidak
membosankan”. Adapun bahan dan alat yang disediakan meliputi satu buah gabus
berukuran 10x50 cm dengan ketebalan 1.5, satu buah karton, enam buah spidol
warna, satu buah permanent marker, doubletipe, dan lem kertas. Sedangkan bahan
tambahan yang dapat dimanfaatkan oleh
peserta antara lain kertas origami 10x10 dengan warna yang berbeda dan bola
plastic kecil.
Juri
perlombaan ini tidak lain adalah dosen KIMIA UIN-SUKA sendiri. Antara lain, ibu
Nina Hamida, ibu Asih Wisudawati, dan bpk Zamhari. Sedangkan Penilaian
penjurian meliputi keunikan media, kesederhanaan, dan konsep media. Seperti
yang telah diungkapkan oleh salah satu juri, Nina Hamida “ salah satu penilaian
yang kami perhitungkan adalah keunikan media yang dibuat. Dan tidak mudah
ditiru atau digantikan”.
Dalam
perlombaan ini didapatkan juara I dengan konsep media pembelajaran permainan,
dan uniknya peserta menggunakan prinsip permainan monopolo yaitu permainan yang tidak asing ditelingan kita. Selain
juara I, terdapat pula juara II dan III yang pastinya memiliki keunikan
tersendiri menurut para dewan juri
Ini adalah
acara terbesar yang pernah diselenggarakan teaching club sebagai acara tahunan.
Meskipun pertama, namun acara dapat berjalan sukses dan lancar. Dan seluruh
peserta mengakui keberhasilan acara ini serta mengaku senang ikut berpatisipasi.









